Tekanan Darah Tinggi, Tata Dado Masih Pingsan

15 07 2011

Oleh Editor KapanLagi.com, Selebriti | Kapanlagi – 15 jam yang lalu

Meski telah divonis mengidap diabetes dan darah tinggi, namun komedian Tata Dado tetap membandel dengan memakan, makanan manis-manis. Menurut Soraya Dado, kakaknya, Tata memang hobi makan makanan enak meskipun berulang kali dilarang oleh kakaknya.

“Hobinya dia emang makan enak, bebek aja doyan. Kalau makan kue manis-manis gak bisa dilarang. Makanya, sering dimarahin kakaknya. Tapi emang orangnya gak bisa dilarang. Minumnya jus, minuman soda,” paparnya. Read the rest of this entry »





Astronom China: UFO Akan Datang pada 2011

4 08 2010

Tampilan UFO di film Independence Day

VIVAnews – Astronom China, Wang Sichao memprediksi kedatangan mahluk luar angkasa atau unidentified flying object (UFO) dalam dua tahun, 2011 atau 2012. Wang yang juga ahli planet-planet kecil mengeluarkan spekulasi ini pasca beberapa laporan penampakan UFO atau benda aneh di langit  beberapa wilayah di China seperti Zhejiang, Hunan, Chongqing dan Xinjiang sejak bulan lalu. Pernyataan Wang didasarkan fakta bahwa, “Keberadaan 2,5 miliar planet — termasuk di Galaksi Bimasakti, sangat mungkin ada kehidupan dan peradaban berteknologi di sana.” “Antara Bumi dan peradaban luar angkasa itu baru dalam tahap pendekatan primer,” tambah Wang. Pernyataan astrofisikawan ternama, Stephen Hawking April lalu bahwa kedatangan Alien akan berdampak buruk bagi manusia dibantah Wang. Kata dia, masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan. Wang  mendesak para ilmuwan untuk merancang dan membuat teleskop berteknologi lebih maju — untuk  mengamati benda terbang aneh yang muncul tiba-tiba. Kadang hanya dalam hitungan detik. China pernah dihebohkan oleh penampakan benda misterius  Rabu 7 Juli 2010 malam. Penampakan cahaya terang itu bahkan sempat mengganggu penerbangan. Benda itu diduga UFO. Bandar Udara Xiaoshan di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang, China, sempat ditutup selama beberapa jam. Belum dipastikan apa sebenarnya benda tersebut, namun Pakar senjata MIT, Geoffrey Forden mengatakan benda bercahaya itu diduga misil balistik China. Sementara, para ahli China menyimpulkan itu pesawat terbang biasa. Sebelumnya, pada Minggu 18 April 2010 malam, penampakan benda misterius terang benderang terlihat di Chengdu. Benda terang itu sempat berhenti, menggantung di udara selama beberapa menit. Lalu, tiba-tiba ia bergerak dengan kecepatan lebih lambat dari pesawat udara biasa. Sekitar pukul 20.51. kata saksi mata, Zhang, benda itu menghilang.





Paul Si Gurita Akhirnya Dipensiunkan

14 07 2010

Tak ada yang lebih heboh dari aksi Paul si gurita yang tiba-tiba menjadi selebritas di Piala Dunia 2010. Ia tak lebih seekor binatang laut yang sesungguhnya tidak ada kaitannya dengan pesta sepakbola di Afrika Selatan.

Namun, makhluk air ini menjadi buah bibir karena tak pernah salah membuat prediksi menang dan kalah semua pertandingan Jerman di Piala Dunia. Termasuk satu pertandingan final saat Spanyol menang 1-0 atas Belanda.

Paul yang tinggal di akuarium di Sea Life Center di Oberhausen, Jerman, dianggap ‘memilih’ Spanyol karena menyantap makanan dalam kotak dengan bendera Spanyol meski di sebelahnya ada kotak lain yang berbendera Belanda. Hebatnya prediksi Paul selalu akurat.

Namun, penggila sepakbola tidak akan lagi menyaksikan aksi Paul membuat prediksi pertandingan. Jurubicara Sea Life, Tanja Munzig mengungkapkan Paul bakal pensiun.

Dijelaskannya, Paul akan kembali pada kegiatan lama yang disukainya: bermain dengan para pekerja akuarium yang merawatnya dan menghibur anak-anak yang menontonnya dari balik kaca.

Sebagai penghargaan atas ‘aksi’ Paul, pekerja di akuarium memberi hadiah sebuah piala yang dibuat mirip dengan Piala Dunia. Namun, piala itu ternyata tidak diminati Paul. Padahal piala dihias dengan makanan dari kerang seperti yang biasa ditaruh di dalam kotak yang digunakan membuat
prediksi pertandingan.





Apple Akhirnya Cari 3 Pakar Antena

5 07 2010

CUPERTINO, KOMPAS.com – Kesempatan buat para insinyur yang ahli soal desain antena dan propagasi. Apple saat ini tengah membuka lowongan kerja buat profesional yang punya keahlian tersebut. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga lowongan yang dibuka.

Entah kebetulan atau tidak, lowongan kerja tersebut dipublikasikan Apple pada waktu yang hampir bersamaan dengan laporan adanya masalah pada antena iPhone 4 saat dijual perdana, Kamis (24/6/2010) lalu. Sejumlah pengguna smartphone tersebut mengaku kesulitan mendapatkan sinyal saat menggunakannya.

Belakangan Appel secara resmi menyatakan bahwa masalah tersebut terjadi karena adanya redaman (attenuation) yang timbul saat perangkat yang aktif digenggam dengan posisi tertentu. Apple menyarankan pengguna iPhone 4 agar tidak menggenggam bagian bawah perangkatnya terutama menutup garis hitam di kedua sisi sudut bagian bawah yang menjadi tempat antena eksternal atau membungkus iPhoen 4 dengan aksesoris yang tersedia di pasar agar tidak terjadi kontak langsung antara tangan dan antena.

Desain antena luar yang diletakkan pada pelat stainless steel yang mengelilingi sisi iPhone 4 memang baru kali ini dipakai. Sebelumnya saat memperkenalkan iPhone 4pertama kali dalam kegiatan Worldwide Developer Congerence (WWDC) awal Juni lalu, CEO Apple Steve Jobs menyatakan antena luar tersebut diharapkan bisa meningkatkan kakuatan penerimaan sinyal.

Namun, faktanya desain antena luar tersebut malah menimbulkan masalah apalagi terutama buat pengguna yang kidal. Jadi, apakah lowongan kerja buat para ahli antena tersebut untuk mengatasi masalah ini? Tertarik mendaftar, silakan kunjungi website Apple di sini.





Membina Moral Lewat Pengasuhan Orangtua

27 04 2010

Agustine Dwiputri, psikolog

Dalam suatu pertemuan informal, beberapa orangtua menyatakan prihatin mengenai runtuhnya nilai-nilai moral bangsa kita. Di antaranya adalah terungkapnya banyak kasus korupsi, penganiayaan pada pasangan perkawinan, maupun perilaku ”bullying” di kalangan anak-anak sekolah. Mereka bertanya apa yang telah salah pada pengasuhan orangtua sebagai sumber pembentukan moral seseorang?

Untuk merespons hal ini, saya ingin membahas mengenai apa yang dimaksud dengan nilai moral dan perkembangan moral pada seseorang, kemudian bagaimana orangtua dapat meningkatkan nilai moral dalam keluarga. Pembahasan akan saya bagi dalam dua kali penulisan, mengingat terbatasnya tempat untuk rubrik ini.

Nilai moral

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991), istilah moral berarti ajaran tertentu, baik buruknya perbuatan, sikap, akhlak, budi pekerti, susila yang diterima oleh orang pada umumnya. Menurut Linda dan Richard Eyre (1993), nilai moral adalah standar perbuatan dan sikap yang menentukan siapa kita, bagaimana kita hidup dan memperlakukan orang lain.

Nilai yang baik bisa menjadikan orang lebih baik, hidup lebih baik, dan memperlakukan orang lain secara lebih baik. Adapun yang dimaksud dengan moralitas adalah perilaku yang diyakini banyak orang sebagai benar dan sudah terbukti tidak menyusahkan orang lain, bahkan sebaliknya akan menyenangkan orang lain.

Pasangan Eyre mementingkan 12 macam nilai moral yang perlu ditanamkan pada anak, yaitu kejujuran, keberanian, kemampuan mencari damai, percaya diri, disiplin diri dan sikap tahu batas, kemurnian, kesetiaan/dapat dipercaya, respek/hormat, cinta/kasih sayang, tidak mementingkan diri sendiri/kepekaan, baik hati dan keadilan/rasa belas kasihan (pembahasan lebih lanjut mengenai 12 nilai moral ini akan diberikan pada tulisan berikutnya).

Perkembangan moral dari segi psikologis Berkembangnya aspek moral pada diri seseorang terjadi secara bertahap dan merupakan proses yang lama dan lambat. Para ahli psikologi perkembangan sepakat mengatakan bahwa bayi tergolong seorang yang nonmoral, dalam artian bahwa tingkah lakunya tidak dibimbing oleh norma-norma moral. Baru lambat laun ia akan mempelajari kode moral dari orangtua/pengasuhnya kemudian guru-guru dan teman bermainnya.

Perkembangan moral pada awal masa kanak (2-5 tahun) masih berada pada tingkat yang sederhana. Anak belum mampu mengerti prinsip-prinsip abstrak tentang benar dan salah. Dalam tahap ini, anak secara otomatis mengikuti aturan-aturan tanpa berpikir atau menilai. Ia menilai semua perbuatan sebagai benar atau salah berdasarkan akibat-akibatnya, bukan berdasarkan motivasi yang mendasarinya. Mereka berpikir bahwa perbuatan yang salah adalah yang mengakibatkan hukuman.

Dalam tahap awal, anak berorientasi patuh-dan-hukuman dalam arti ia menilai benar salahnya perbuatan berdasarkan akibat fisik dari perbuatan itu. Baru tahap berikutnya anak menyesuaikan diri dengan harapan sosial agar mendapat pujian. Pada masa ini anak belum mengembangkan hati nurani sehingga ia tidak merasa bersalah atau malu bila melakukan sesuatu yang diketahui sebagai sesuatu yang salah. Malahan ia takut dihukum atau berusaha untuk membenarkan perbuatannya untuk menghindari hukuman.

Pada usia 10-12 tahun, anak makin memperluas konsep sosialnya sehingga perbuatannya mencakup situasi apa saja, lebih dari hanya situasi khusus. Pengertian yang kaku tentang benar-salah, yang dipelajari dari orangtua, menjadi berubah dan anak mulai memperhitungkan keadaan-keadaan khusus di sekitar pelanggaran moral.

Relativisme moral menggantikan moral yang kaku. Misalnya, bagi anak 5 tahun, berbohong selalu buruk, tetapi bagi anak yang lebih besar disadari bahwa dalam beberapa situasi, berbohong dibenarkan dan karena itu berbohong tidak selalu buruk.

Masa remaja Memasuki masa remaja, ia diharapkan mengganti konsep-konsep moral yang berlaku khusus di masa kanak-kanak dengan prinsip moral yang berlaku umum dan merumuskannya ke dalam kode moral yang akan berfungsi sebagai pedoman bagi perilakunya. Sekarang, ia harus mengendalikan perilaku sendiri, yang sebelumnya menjadi tanggung jawab orangtua dan guru.

Ia diharapkan mampu mempertimbangkan semua kemungkinan untuk menyelesaikan suatu masalah dan mempertanggungjawabkannya. Jadi ia dapat memandang masalahnya dari beberapa sudut pandang dan menyelesaikannya dengan mengambil banyak faktor sebagai dasar pertimbangan.

Remaja tidak lagi begitu saja menerima kode moral dari orangtua, guru, dan teman sebayanya. Saat ini, ia ingin membentuk kode moral sendiri berdasarkan konsep tentang benar dan salah yang telah diubah dan diperbaikinya agar sesuai dengan tingkat perkembangan yang lebih matang dan yang telah dilengkapi dengan hukum dan aturan yang telah diperoleh sebelumnya.

Beberapa remaja bahkan telah melengkapi kode moral mereka dengan pengetahuan yang diperoleh dari pelajaran agama. Pembentukan kode moral terasa sulit bagi remaja karena ada ketidakkonsistenan konsep benar-salah yang ditemukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Secara lambat atau cepat, remaja akan mengerti, misalnya, bahwa teman-teman dari berbagai latar belakang sosioekonomi, agama atau ras, mempunyai kode yang berbeda tentang salah-benar, bahwa kode moral orangtua dan guru sering lebih ketat dari kode teman sebayanya.

Dengan memahami berkembangnya nilai moral pada diri seseorang, diharapkan orangtua dapat menyesuaikan cara/metode pengasuhannya sesuai dengan usia sang anak.





Nokia Rilis 3 Ponsel Murah Penantang BlackBerry

14 04 2010

detikcom – Rabu, 14 April

Nokia memperkenalkan tiga ponsel messaging terbarunya. Dengan harga lebih murah dibanding BlackBerry, tiga ponsel terbaru ini diharapkan dapat menandingi dominasi ponsel keluaran Research in Motion (RIM) di segmen email mobile.

Ponsel terbaru itu adalah Nokia C3, C6 dan E5. Ketiganya memiliki keyboard Qwerty dan mendukung email korporat. Tampilan C3 dan E5 tampak mengikuti gaya BlackBerry, sedangkan Nokia C6 mengandalkan keyboard sliding.

Asyiknya, meski termasuk dalam jajaran smartphone Symbian, ketiganya dibanderol cukup terjangkau. Misalnya, Nokia C3 dijual US$ 122 atau hanya Rp 1 juta lebih sedikit.

Ponsel C3 ini berbasis platform Symbian S40 OS dengan dukungan mail Ovi dan koneksi WiFi. Namun sayangnya, ponsel ini maksimal hanya bisa mengandalkan koneksi EDGE saat terhubung ke jaringan operator. Untuk kameranya sendiri punya resolusi 2 megapiksel.

“Dalam segmen smartphone, jelas targetnya adalah (mengalahkan) RIM. Dengan C3, Nokia berada di jangkauan harga yang tidak mampu dicapai RIM,” ucap Ilari Nurmi, Vice President Nokia, bidang unit ponsel bisnis, seperti detikINET kutip dari Washington Post, Rabu (14/4/2010).

Sedangkan Nokia C6 memiliki keyboard Qwerty slide dan berbasis Symbian S60 5th edition. Ponsel ini memiliki fitur cukup lengkap mulai dari kamera 5 megapiksel, layar sentuh, built-in GPS, HSDPA, ataupun WiFi.

Ponsel ketiga, Nokia E5 mengandalkan Symbian S60 3rd edition dengan fasilitas antara lain kamera 5 megapiksel, UMTS, EDGE, dan juga built in GPS. Ketiga ponsel tersebut rencananya akan diluncurkan Nokia di triwulan kedua tahun 2010 ini.





Intel, Apple, Dell, Dituduh Langgar Hak Paten

12 04 2010

By Muhammad FirmanMinggu, 11 April

VIVAnews – Gugatan dan tuntutan pengadilan di industri IT terus berlangsung, melibatkan sejumlah perusahaan besar dan kecil. Yang paling terakhir adalah sengitnya pertikaian antara Nvidia dengan Intel, atau Nvidia dengan Rambus. Untuk itu, munculnya kembali gugatan pelanggaran paten bukanlah kejutan.

Akan tetapi, kali ini gugatan yang timbul bukanlah antara dua perusahaan yang saling berkompetisi di pasar dan di teknologi. Gugatan datang dari perusahaan skala relatif kecil, terhadap sejumlah perusahaan raksasa IT dunia.

Gugatan pelanggaran hak paten yang dilakukan oleh Wi-Lan, perusahaan asal Kanada, merupakan tuduhan pelanggaran paten atas sejumlah produsen laptop dan gadget lainnya.

Secara spesifik, seperti VIVAnews kutip dari Softpedia, 10 April 2010, Wi-Lan menuduh tak kurang dari 19 perusahaan yang berbeda telah melanggar paten dengan nomor US Patent 5,515,369. Pasalnya, 19 persuahaan itu telah menjual perangkat komputer mobile dan handset dengan konektivitas Bluetooth.

Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar tergugat antara lain adalah HP, Dell, Acer, yang merupakan tiga produsen PC terbesar di dunia, serta Intel dan Apple yang juga merupakan pemain utama di industri komputer.

Hak paten nomor 5,515,369 sendiri diberikan oleh kantor paten Amerika Serikat pada tahun 1996 pada Metricon of California. Paten tersebut seputar metode di mana sebuah titik pada jaringan multinode bisa berbagi frekuensi dalam jaringan komunikasi.

Sebuah titik memberikan channel hopping secara acak dan digunakan untuk melakukan transfer data sekaligus menghantarkan data tersebut ke titik lainnya di dalam jaringan. Teknologi inilah yang diklaim oleh Wi-Lan telah digunakan oleh ke-19 perusahaan tersebut pada produknya.

Mengingat kecilnya skala kasus gugatan, meskipun terhadap banyak perusahaan raksasa, pengamat menilai bahwa kemungkinan penggugat untuk memenangi kasus ini di pengadilan sangat kecil. Diperkirakan, hasil akhir dari gugatan ini adalah sejumlah pembayaran kecil dari beberapa perusahaan raksasa tersebut yang tentunya tidak ingin dipusingkan dengan urusan di pengadilan.